Sabtu, 09 Juni 2012

Mesin Tik Manual

PENGERTIAN DAN SEJARAH MESIN TIK

Mesin ketik atau mesin tik adalah mesin, atau alat elektronik dengan sebuah set tombol-tombol yang, apabila ditekan, menyebabkan huruf dicetak pada dokumen, biasanya kertas. Dari awal penemuannya sebelum tahun 1870 sampai pada abad ke-20, mesin ketik banyak digunakan oleh para penulis profesional dan pekerja di kantor. Sejak saat itu, mesin ketik telah menjadi bagian dari bisnis perusahaan dan menjadi produk komersil di seluruh dunia. Walaupun masih populer dengan beberapa profesi, seperti penulis, mesin ketik fungsinya telah teralihkan dengan kehadiran mesin lain. Pada akhir dasawarsa 1980-an, mesin pengolah kata dan komputer pribadi (personal computer) telah menggantikan fungsi mesin ketik di beberapa negara di dunia bagian barat. Walaupun demikian, mesin ketik masih digunakan di beberapa negara tertentu di dunia hingga saat ini.


Akan tetapi karena belum adanya standarisasi listrik dan perbedaan yang ada di tiap kota, maka pada tahun 1909, Charles dan Howard Krum mendapatkan hak paten atas penemuannya. Pada tahun 1914 diciptakan sebuah mesin ketik yang dapat dioperasikan dengan daya tertentu. Model mesin ketik elektrik ini menyingkirkan hubungan mekanik langsung antara tombol-tombol dengan elemen yang menyangkut pada kertas.


IBM dan Remington Rand merupakan model mesin ketik yang terkemuka, hingga pada suatu saat IBM memperkenalkan mesin ketik ”IBM Selectric” pada tahun 1961, yang menggantikan typebar dengan typeball. Desain seperti ini memiliki banyak keuntungan antara lain yaitu kemudahan dan kelancaran dalam pengoperasian mesin ketik serta kualitas hasil ketik yang lebih tinggi.


Inovasi selanjutnya yaitu ”Correcting Selectrics”, sebuah fitur yang berfungsi untuk mengoreksi kesalahan pada hasil ketik. Cara kerja sistem ini yaitu selotip yang berada di depan pita karbon film dapat menghapus bubuk hitam pada pada karakter yang diketik di kertas. Ada dua tipe mesin ketik yang mempunyai konsep penjarakan proporsional, yaitu ”IBM Electronic Typewriter 50” dan ”Selective Composer”, yang dilengkapi dengan fitur justifikasi pada margin kanan.


PAPAN KETIK


Tata letak ”qwerty” pada papan ketik sudah menjadi standarisasi dan tetap digunakan hingga saat ini. Pada tahun 1874, Sholes dan Glidden menciptakan mesin ketik dengan tata letak papan ketik ”qwerty”. Tata letak ini telah menjadi standar dalam mesin ketik dan papan ketik komputer yang berbahasa Inggris. Tipe ”qwerty” disesuaikan di beberapa negara lain, seperti ”qzerty” di Itali, ”azerty” di Perancis, dan ”qwertz” di Jerman. Tata letak ini dianggap kurang efisien karena memperlambat juru tulis dalam mengetik. Walaupun demikian, tata letak seperti ini dapat mengurangi frekuensi typebar yang mengganjal dan macet pada mesin.


Kemudian muncul sejumlah usulan mengenai tata letak yang radikal, seperti “Dvorak”, tetapi tidak ada yang mampu menggantikan ”qwerty”. Mesin ketik ”Blickebsderfer” dengan tata letak ”Dhiatensor” mempunyai kemungkinan sebagai usaha pertama yang mengoptimalkan tata letak mesin ketik untuk keuntungan efisiensi.


Berikut adalah beberapa kata yang masih berlaku dari era mesin ketik hingga era komputer pribadi:


§ Backspace – tombol yang memindahkan kursor mundur satu posisi. Tombol ini dapat berfungsi untuk menggabungkan karakter tertentu seperti titik, tanda seru, dan karakter yang hilang, atau untuk mengoreksi karakter yang sudah diketik.


§ Carbon copy (CC) – istilah untuk membuat salinan sebuah pesan elektronik (pada faktanya tidak membutuhkan kertas karbon secara harfiah).


§ Carriage Return (CR) – mengindikasikan akhir baris dan kembali ke kolom pertama dari teks.


§ Cursor – sebuah penanda yang mengindikasikan lokasi sebuah karakter yang akan diketik.


§ Cut and Paste – istilah untuk ’mengambil’ teks, tabel, atau gambar dan kemudian menyalinnya di tempat atau dokumen lain.


§ Line Feed (LF) atau newline – memindahkan kursor pada layar berikutnya pada teks dalam dokumen yang memproses kata-kata.


§ Shift – sebuah tombol yang memodifikasi karakter tertentu, misalnya membuat huruf cetak biasa menjadi kapital.


§ Tty – singkatan dari teletypewriter, biasa digunakan untuk sistem operasi mirip Unix untuk menunjukkan perhentian.


JENIS MESIN KETIK


A. Berdasarkan ukuran mesin


1. Mesin ketik portable - Ukuran mesin ketik kecil dan ringan sehingga dapat dibawa kemana saja. Mesin jenis ini dilengkapi dengan satu buah tutup yang menyerupai tas kecil. Ciri – cirinya adalah :


- Panjang rol gandaran 10 inci


- Bentuknya kecil sehingga praktis dan mudah dibawa kemana – mana


- Tidak memiliki sistem tabulator


- Dapat mengetik dengan kertas ukuran folio


2. Mesin ketik semi standar - Ukuran mesin ketik sedang dan memiliki komponen yang lebih lengkap dari jenis mesin ketik portable. Ciri – cirinya adalah :


- Panjang rol/gandaran 13 inci


- Dapat mengetik dengan ukuran kertas 1,5 kali folio


- Tabulatornya sederhana


- Ada sistem tabulator tetap dengan 3 entakan setiap tabulatornya


3. Mesin ketik standar - Ukuran mesin ketik besar dan berat sehingga sulit dipindahkan. Mesin jenis ini mempunyai perlengkapan yang lebih sempurna dari kedua jenis mesin ketik lainnya.


Ciri – cirinya adalah :


- Panjang rol gandaran 13 – 27 inci


- Dapat mengetik dengan ukuran kertas double folio ( A2 dan A3)


- Papan tuts lengkap dengan sistem tabulator penuh


- Nama lain bentuk mesin tik jenis ini adalah mesin tik serba guna (all purposes typewriter)


B. Berdasarkan ukuran huruf


1. Mesin ketik huruf Pica (Pica type) - Mesin ketik ini biasanya digunakan untuk menulis karya ilmiah. Huruf Pica adalah jenis huruf ukuran besar, setiap satu inci ketikan menempati sepuluh hentakan.


2. Mesin ketik huruf Elite (Elite type) - Mesin ketik ini digunakan untuk mengetik huruf elite, yang ukurannya lebih kecil dari huruf Pica. Setiap satu inci ketikan memuat dua belas hentakan.


3. Hard writing yaitu huruf mesin tik seperti tulisan tangan.


4. Script yaitu mesin tik yang ukurannya sebesar pica tetapi berbentuk balok/persegi.


C. Berdasarkan tenaga penggerak


1. Mesin ketik manual (manual typewriter) - Jenis mesin ketik ini sering disebut dengan mesin ketik tangan, karena digerakkan oleh tangan manusia yang meliputi memencet tombol, menggeser gindaran, dan sebagainya.


2. Mesin ketik listrik (electric typewriter) - Mesin ketik ini digerakkan oleh tenaga listrik. Dalam pengoperasiannya, manusia berperan sebagai pengendali.


BAGIAN – BAGIAN MESIN TIK


Secara umum, mesin tik terdiri dari tiga bagian utama yaitu :


A. Gandaran ( carriage ), adalah bagian mesin tik yang bisa bergeser ke kiri dan ke kanan. Gandaran terdiri dari beberapa bagian, yaitu :


1. Rol, terletak dibagian depan, berbentuk bulat panjang seperti silinder, berfungsi untuk menggulung kertas.


2. Tombol penggulung, terletak disebelah kiri dan kanan rol, berfungsi untuk memutar rol ke depan dan ke belakang.


3. Penuntun kertas, terletak didepan rol, berguna untuk menentukan ketepatan posisi kertas sebelah kiri.


4. Skala penuntun kertas, terletak di belakang penuntun kertas, berguna untuk menentukan penempatan penuntun kertas dan untuk mengetahui lebar kertas.


5. Papan kertas, terletak di belakang rol, berfungsi untuk meletakkan kertas pada waktu dipasang dan sebagai landasan apabila ingin menghapus kesalahan ketik.


6. Pemegang kertas/ pembebas kertas, terletak dibagian kanan rol berfungsi untuk menjepit kertas pada waktu dipasang dan untuk membebaskan kertas apabila kertas hendak dikeluarkan.


7. Pengatur jarak baris, terletak disebelah kiri rol. Pada mesin tik ukuran portabel ( kecil ) bertuliskan angka 1, 1 ½, 2, dan huruf R. Sedangkan pada mesin tik ukuran standar bertuliskan angka 1, 1 ½, 2, 2 ½, 3, 3 ½, dan 4. Berguna untuk menentukan jarak baris ketikan. Misalnya jika kita ingin mengetik dengan jarak baris 1, maka pengatur jarak barisnya ditempatkan pada angka 1 dan seterusnya.


8. Pembebas jarak baris, jika pada mesin tik ukuran portabel, satu alat dengan pengatur jarak baris. Alat ini sangat berguna apabila kita ingin mengetik diatas kertas bergaris atau mengetik blangko formulir.


9. Pembebas gandaran, terletak disebelah kanan rol, berfungsi untuk membebaskan gandaran sehingga mudah digerakkan ke kiri dan ke kanan.


10. Pasak garis tepi ( margin ), terletak dibelakang rol, terdiri dari dua buah, berfungsi untuk menentukan batas kiri dan kanan ketikan.


11. Kait, terletak disebelah kiri, berfungsi untuk mendorong gandaran ke kanan secara otomatis menaikkan kertas ke atas dan membuat baris baru.


12. Penegak/penopang kertas, terletak di belakang rol ( tengah – tengah ), berfungsi untuk menegakkan kertas pada saat pengetikan berlangsung.


B. Papan tuts ( key board )


Terdiri dari 4 baris secara horizontal mendatar, memuat bermacam – macam tuts, yakni :


1. Tuts, terdiri dari 26 buah tuts huruf, 10 buah tuts angka, tuts tanda baca dan tuts tanda lainnya.


2. Tuts pemundur ( back space ). Berfungsi untuk memundurkan gandaran spasi ke kanan.


3. Tuts pembebas margin. Berfungsi untuk menambah ketikan walaupun gandaran sudah tidak bisa bergerak lagi.


4. Tuts pengubah ( shift lock ). Berfungsi untuk mengetik huruf besar/ kapital atau tanda – tanda yang terdepan dibagian atas tuts.


5. Kunci pengubah ( shift key/ caps lock ). Berfungsi untuk mengunci tuts pengubah, tuts ini digunakan apabila ingin mengetik tanda – tanda yang berada dibagian atas dari tuts atau huruf – huruf besar kapital secara berturut – turut.


6. Bilah/ balok spasi, terletak dibagian paling depan berbentuk balok panjang. Berfungsi untuk menggeser gandaran ke kiri satu demi satu entakan dan untuk memberi jarak antar huruf, antar kata, dan antar tanda – tanda lainnya.


7. Repeat specer terletak disebelah kanan balok spasi. Berfungsi untuk menggeser gandaran ke kiri secara cepat.


8. Tuts taulator ( bertuliskan tab ). Berfungsi untuk menggeserkan gandaran pada titik – titik tertentu.


C. Kerangka/ badan ( body )


Kerangka adalah bagian mesin tik yang tidak termasuk ke dalam bagian gandaran ataupun papan tuts. Kerangka meliputi :


1. Mata huruf, berisi huruf – huruf, angka, tanda – tanda baca dan tanda – tanda lainnya, berguna untuk menuliskan sesuatu yang diketik.


2. Penuntun titik pengetikan, terletak ditengah – tengah, berbentuk huruf V terbalik, berfungsi untuk mengarahkan agar setiap ketikan jatuh pada satu titik.


3. Pemegang pita mesin, terletak di sebelah kiri dan kanan penuntun titik pengetikan, berguna untuk menyangkutkan pita mesin.


4. Alat pengembalian putaran pita, terletak disebelah kiri dan kanan, berfungsi untuk mengembalikan arah putaran pita mesin.


5. Pengatur pita, berfungsi untuk mengatur pemakaian pita, terdiri dari 3 bagian yaitu :


1. Bagian atas ( hitam/biru ) artinya pita yang terkena pukulan adalah bagian atas


2. Bagian tengah ( putih ) artinya pita tidak terkena pukulan ( tidak berfungsi ), hal ini digunakan apabila kita mengetik pada kertas stensil ( sheet stencil ). Sheet stencil, yaitu kertas yang digunakan apabila hasil ketikan akan digandakan/ diperbanyak dengan menggunakan mesin stensil.


3. Bagian bawah ( merah ) artinya pita yang terkena pukulan adalah bagian bawah.


6. Bel, terletak dibagian belakang/bawah gandaran, berfungsi untuk mengingatkan kita bahwa ketikan tinggal 6 huruf lagi sampai pada batas margin kanan.


7. Kunci gandaran, terletak disebelah kanan/bawah gandaran, berfungsi untuk mengunci gandaran agar tidak bergeser ke kiri ataupun ke kanan.


Proses mengetik biasanya disebut typing, adalah suatu proses seorang user dalam menggunakan keyboard sebagai fasilitas untuk mengetik data yang pasti cepat dan tepat dan diefektifkan mengunakan sepuluh jari tangan untuk mengetik.


Sebelum melakukan pengetikan, hendaknya anda harus mengetahui posisi yang benar diwaktu mengetik. Adapun posisi yang benar ketika mengetik adalah:


1. Pusatkan pandangan mata anda mengarah pada bagian sisi atas screen atau monitor anda. Ingat jangan melihat keyboard saat anda mengetik.


2. Duduklah dengan badan tegap, jangan membungkuk atau tangan terlalu menumpu pada meja.


3. Tangan kanan dan tangan kiri diletakkan diatas tombol keyboard.


4. Kaki rileks tegak seperti tegaknya kaki pada meja.


Setelah melakukan petunjuk di atas, ada baiknya jika anda juga mengenal bagaimana cara anda memposisikan kedua tangan di keyboard. Keyboard adalah sebuah papan ketik, hampir mirip seperti mesin ketik konvensional akan tetapi lebih dilengkapi dengan tombol-tombol lainnya yang dipergunakan secara khusus untuk mengoperasikan sistem pada kamputer. Sebagian dari papan ketik di keyboard disebut juga dengan typewriter keys. Petunjuk mengunakan keyboard dalam praktek Typing :


1. Left hand and Right hand.


Gunakanlah kedua tangan anda yaitu tangan kiri dan kanan saat anda berlatih typing dengan keyboard.


2. Home Keys


Home Keys disebut juga home base atau guide keys. Yang merupakan posisi sentral jari-jari pada saat mengetik. Posisi home base diperuntukkan saat anda mencari tombol lain selain dari posisi home base karena letak tombol selain itu adalah sifatnya relatif. Pada saat anda melakukan pengetikan, posisikan selalu jari tangan anda pada posisi home base ini


Home base masing-masing jari di tiap tangan adalah :





Secara lengkap penempatan masing-masing jari pada saat menekan typewriter keys dalam keyboard adalah sebagi berikut :





1. Tombol Enter


Pastikan jari anda berada pada home keys, tombol enter seharusnya ditekan dengan menggunakan jari keempat tangan kanan anda atau jari kelingking tangan kanan anda. Tombol Enter ini dipakai untuk ganti baris atau ganti dalam mengetik naskah.


2. Tombol SPASI


Spasi digunakan untuk memberi jarak antar dalam penulisan, tombol spasi ditekan mengunakan jari di masing-masing tangan. Tetapi digunakan satu ibu jari saja.


3. Lower case dan Upper Case


Beberapa tombol terkadang dipakai untuk satu atau lebih karakter, anda dapat melihat perbedaannya ketika melakukan latihan mengetik misal huruf kecil ataupun besar, sebagai contoh karakter khusus seperti (!, ?, @.%, & dan lain sebagainya)


Untuk mengetahui karakter yang berada disisi atas, tekan tombol Shift dengan mengunakan jari kelingking diikuti dengan menekan tombol yang dinginkan,tekan tombol SHIFT kiri jika tombol yang ditekan berada di jangkauan jari tangan kanan, demikian sebaiknya gunakan tombl shift kanan jika tombol yang ditekan berada di jangkauan jari tangan kiri.


Tips and Trik dalam mengetik adalah berikut ini :


Awali kegiatan mengetik dengan pemanasan lebih dahulu pada kedua tangan anda, agar tidak menimbulkan cedera. Ini adalah cara melakukan pemanasan pada jari-jari anda :


1. Letakkan salah satu telapak tangan diatas meja dengan seluruh jari tangan anda berada pada bidang datar meja, dengan mengunakan satu tangan yang lain regangkan satu persatu jari tangan anda dalam hitungan 1 sampai 8;


2. Silangkan kedua belah jari jari masing - masing tangan anda kemudian tarik ke arah bawah agar terjadi regangan ditelapak tangan anda. Lakukan dengan hitungan 1 sampai 8 juga;


3. Masih dalam posisi yang sama seperti genggam dengan erat pada saat kedua telapak tangan masih bersilangan. Lakukan dari hitungan 1 sampai 8.


Beberapa tips dan trik ketepatan dalam mengetik (accuracy)


a. Bila anda memposisikan jari-jari kedua tangan anda di keyboard pada posisinya dengan tepat maka kemungkinan kesalahan dalam penulisan akan cenderung lebih kecil.


b. Tiap kali menuliskan sebuah karakter , sangat penting untuk mengembalikan posisi jari anda ke home base , tombol lain akan berada diposisi relatif dari home keys jika anda mencarinya.


c. Saat anda menulis , bayangkalah posisi tombol-tombol pada keyboard di pikiran anda karena dengan membayangkannya nantinya akan banyak diperlukan dalam membangun kecepatan dan akurasi.


d. Mengetik dalam waktu lama membuat anda jenuh dan cepat lelah untuk pertama kalinya. Kelelahan jari akan mengakibatkan kurang ketepatannya. Maka istirahatlah dulu sejenak untuk melanjutkan ke berikutnya


e. Mengetik dengan cepat biasanya menghasilkan banyak kesalahan jadi fokuslah pada ketepatan lebih dulu, dengan ketepatan maka secara otomatis akan dicapai tingkat kecepatan yang anda inginkan seiring berjalan waktu dan latihan terus menerus.


Bagi anda yang sudah melewati langkah di atas barulah kita menuju langkah selanjutnya yaitu memahami kecepatan dengan baik. Adapun tips dan trik kecepatan dalam mengetik (speed) yaitu :


1. Hanya ada satu kunci saja, jika anda bisa mempertahankan ketepatan dalam mengetik secara otomatis dapat meningkatkan frekuensi kecepatan kecepatan kamu dalam mengetik.


2. Jagalah posisi jari anda, usahakanlah selalu berada pada keyboard dan dengan ritme yang tetap terjaga, maka anda dapat lebih meningkatkan lagi kecepatan mengetik.


3. Bayangkanlah huruf atau kata yang anda tulis di dalam pikiran anda sebelum anda mengetiknya.


4. Latihan secara terus menerus dengan beraneka tema atau masalah dapat memotivasi untuk menambah porsi ketepatan dan kecepatan anda dalam mengetik.


http://w22.indonetwork.co.id/pdimage/34/718334_mesin-tik.jpg

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar